Connect with us

Megapolitan

Warga Desa Tobat Minta Ketua DPRD Tindak Lanjuti Surat Pengaduan yang Terkesan Terabaikan

Tayang

-

Oleh

Warga Desa Tobat Minta Ketua DPRD Tindak Lanjuti Surat Pengaduan yang Terkesan Terabaikan

CEKLISDUA.CO – Warga Desa Tobat, Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang, meminta Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tangerang segera menindaklanjuti surat pengaduan yang terkesan terabaikan.

Pasalnya, kurang lebih delapan bulan lamanya surat pengaduan warga Desa Tobat soal pembangunan pasar tematik dengan nama Balaraja City Square di lahan dengan luas kurang lebih 6,18 hektar yang di klaim sebagai asset Pemerintah Kabupaten Tangerang itu belum mendapatkan respon dari Ketua DPRD Kabupaten Tangerang sebagai tindak lanjut dari surat pengaduan yang dilayangkan warga Desa Tobat.

Warga Desa Tobat Minta Ketua DPRD

Kepala Desa Tobat Endang Suherman mengatakan, dirinya mengaku memiliki bukti kepemilikan lahan yang di klaim sebagai Asset Pemkab Tangerang tersebut, mengacu kepada dokumen data yang dimiliki Desa Tobat bahwa lokasi lahan pembangunan pasar tematik tersebut adalah tanah bengkok milik asset Desa Tobat.

“Dalam hal ini warga Desa Tobat meminta Ketua DPRD Kabupaten Tangerang untuk dapat segera merespon surat pengaduan tersebut, Surat pengaduan yang di tanda tangani perwakilan warga, tokoh masyarakat dan saya sendiri selaku Kepala Desa yang di tujukan untuk Ketua DPRD Kabupaten Tangerang tanggal 2 Juli 2020 tepatnya sekitar delapan bulan lalu itu, belum juga di respon sebagai tindak lanjut dari surat pengaduan dimaksud,” ungkap Endang, Sabtu (6/3/2021).

“Tiga bulan usai mengirmkan surat pengaduan, warga Desa Tobat kembali mengirmkan surat audiensi kepada Ketua DPRD Kabupaten Tangerang pada 15 Oktober 2020, kedua surat yang dilayangkan di terima Sekretariat DPRD Kabupaten Tangerang (Sekwan) tapi hasilnya sama belum juga mendapatkan respon,” sambungnya.

Baca juga: Lahan Pembangunan Pasar Tematik Di Klaim Desa Tobat, Ini Tanggapan PPAT Kecamatan Balaraja

Ketua DPRD Kabupaten Tangerang H. Kholid Ismail dikonfirmasi awak media melalui pesan whatsapp menyampaikan bahwa dia sudah disposisikan ke komisi dua dan komisi satu, soal surat laporan pengaduan Desa Tobat tersebut.

“Sudah saya disposisikan ke komisi dua dan komisi satu, tapi nanti saya cek lagi kang, punten,” jawab Kholid singkat.

Sementara, Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Tangerang Wahyu Nugroho saat disinggung perihal surat pengaduan Desa Tobat yang di disposisikan kepada Komisi I mengatakan, kalau surat yang informasinya sudah di disposisikan Ketua DPRD kepada Komisi I belum di terima oleh komisi I.

“Saya belum menerima di komisi, nanti kalau sudah sampai di meja komisi I, saya bersama teman-teman akan mengkajinya kang, coba di tanya lagi ke bagian umum,” ucap Wahyu Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Tangerang dari fraksi Partai Golkar.

Ditempat terpisah, Asep staf pada Komisi II yang ditemui Ceklisdua.co mengatakan, bahwa Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Tangerang, Mohamad Ali, sedang tidak berada di kantor.

“Pak Ketua komisi sedang tidak ada Pak, mengenai berkas surat masuk yang di disposisikan Ketua DPRD terkait dengan persoalan lahan tanah bengkok Desa Tobat sudah saya cari berkasnya tidak ada di komisi II, mungkin masih di meja Pak Ketua DPRD Pak,” tutup asep sambil berupaya kembali mencari di tumpukan surat masuk pada Jumat (5/3/2021).

Penulis : Ahmad Solih Lubis
Editor : Ali AA
Sumber: Ceklisdua.co