Connect with us

Hukum

UU ITE Terbukti Bisa Menjerat Wartawan, Dewan Pers Diminta Audiensi ke Kapolri hingga Presiden

Ali AA

Tayang

-

Laporan

UU ITE Terbukti Bisa Menjerat Wartawan, Dewan Pers Diminta Audiensi ke Kapolri hingga Presiden

CEKLISDUA.CO – Dewan Pers diharapkan segera melakukan audiensi dengan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo hingga Presiden Jokowi mengenai rencana revisi UU ITE.

Rencana Presiden meminta DPR RI untuk merevisi UU Nomor 19/2016 sebagaimana perubahan UU Nomor 11/2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE), harus dijadikan momentum penting oleh Dewan Pers. Pasalnya, UU ITE terbukti bisa menjerat wartawan dalam menulis berita.

Bambang Harymurti, saat menjadi narasumber dalam diskusi daring bertajuk “UU ITE Perspektif Kebebasan Berpendapat dan Berekspresi” mengatakan, Dewan Pers (DP) harus segera audiensi dengan Kapolri mengingatkan Radiogram Kapolri tentang MoU dengan DP, berkaitan dengan Perintah Presiden Jokowi soal UU ITE.

Dewan Pers diharapkan bisa membuat FGD (Forum Group Discussion) dengan para pemangku kepentingan dan membuat tim kecil untuk menyusun draf revisi UU ITE. Agar tidak mencederai kemerdekaan Pers,” tegas BHM, sapaan akrab wartawan senior itu, Sabtu (20/2/21).

Selanjutnya, BHM juga meminta Dewan Pers untuk melakukan audiensi dengan Presiden Jokowi untuk menyampaikan langsung usulan revisi UU ITE hasil kajian Dewan Pers.

“Sebagai masukan atas niat Presiden Jokowi merevisi UU ITE,” pungkasnya.

Editor: AA
Sumber: RMOL