Connect with us

Seputar Banten

Soal Aturan Prokes di RS Kartini, Dinkes Lebak: Perberlakuan Prokes adalah Kebijakan Direktur Rumah Sakit

Andri Kurniawan

Tayang

-

Laporan

Soal Aturan Prokes di RS Kartini, Dinkes Lebak: Perberlakuan Prokes adalah Kebijakan Direktur Rumah Sakit

CEKLISDUA.CO – Ketentuan Rumah Sakit (RS) Kartini Kabupaten Lebak dalam memberlakukan protokol kesehatan (prokes) mendapat keluhan pengunjung maupun pasien. Pasalnya pasien harus menempuh banyak sekali mekanisme untuk mendapatkan pengobatan.

Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak Agus Darsono mengatakan, bahwa dirinya mempertanyakan terkait prokes yang diberlakukan di Rumah Sakit, baik swasta ataupun umum.

“Setiap rumah sakit diberlakukan prokes yang sama, hanya mengenai teknis dilapangan seperti apa itu kembali kepada kebijakan direktur rumah sakit tersebut,” kata Agus saat dikonfirmasi ceklisdua.co, Jumat (26/3/2021).

Mengenai keluhan, lanjut Agus, bukan hanya pengunjung yang lain, dirinya juga merasa kurang nyaman dengan pelayanan RS Kartini.

“Saya harus bolak balik dan jaraknya memang jauh, belum lagi jadwal dokter praktiknya siang, udh daftar harus nunggu dokter, bisa sampe sore. Saya tidak menyalahkan karena itu bagian dari kebijakan pihak rumah sakit,” ujarnya.

Baca juga: Pengunjung Keluhkan Proses Pendaftaran di RS Swasta Lebak

Agus menambahkan, banyak pengunjung yang mengeluh mengenai penerapan prokes di rumah sakit tersebut, terutama mengenai tempat parkir yang dijadikan ruang tunggu untuk dilakukan cek suhu tubuh dan diagnosa awal penyakit.

“Bukan hanya itu, tempat duduk yang disediakan itu sangatlah minim hanya 12 kursi itupun klo mengikuti aturan prokes hanya bisa di tempati oleh 6 orang saja,” jelas dia.

Dia juga mengungkapkan, pengunjung yang mengantri sangat banyak, bahkan sampai duduk di lantai parkir tersebut.

“Kami sangat menyayangkan terkait pelayanan rumah sakit yang kurang maksimal dalam memberikan pelayanan kepada pengunjung,” tutup Agus.

Editor: Ali AA