Connect with us

Kriminal

Service Aki berujung Penganiayaan, Korban Lapor ke Polisi

Andri Kurniawan

Tayang

-

Laporan

Service Aki berujung Penganiayaan, Korban Lapor ke Polisi

CEKLISDUA.CO – NN (21), warga Kampung Cigobang Rt 018/004 Desa Kemuning, Kecamatan Tunjung Teja, Kabupaten Serang Provinsi Banten, datang melapor ke kantor Polisi karena menjadi korban penganiayaan.

Berdasarkan informasi yang dirangkum ceklisdua.co, NN mengalami penganiayan yang dilakukan GR (40), berawal dari salah sangka terhadap aki mobil yang sedang diservice, namun NN dituding mencuri dua aki mobil milik GR.

“Saya dijemput paksa oleh tiga orang yang mengaku suruhan dari sodara “GR” mereka yang berinisial (LM alias Iking) terus (UK), dan (TA alias Togog), alasan mereka saya ditunggu oleh bapa saya disaung milik GR, dan ternyata itu bohong. dan GR malah bertanya dikemanakan aki saya? Tiba-tiba saya langsung dihantam saat itu juga,” terang NN saat dikonfirmasi ceklisdua.co, Jumat malam (26/3/2021).

Seketika NN babak belur tanpa ada perlawanan, sampai dibagian wajahnya pada memar, juga pada bagian dada. GR pun terus menekan NN menanyakan aki yang katanya dijual oleh NN.

“Dalam kejadian ini saya sudah laporkan ke Polsek Petir Polres Serang atas dasar penganiayaan yang dilakukan oleh sodara GR dengan Nomor LP/07/1/2021, pada tanggal 31 Januari 2021 sekitar pukul 18.30 Wib,” ujar NN.

Baca juga: Polresta Tangerang Bekuk Pemilik Warkop Nyambi Jual Tramadol dan Excimer

OM, selaku ayah korban juga membenarkan dengan adanya kejadian dugaan penganiayaan yang di alami anak kandungnya.

“Iya benar, anak saya pulang kerumah pada malam Jumat terlihat sudah memar bekas pukulan dan bersimbah darah dibagian mukanya,” jelas OM, ayah korban.

“Pengakuan anak saya dipukulin oleh GR gara-gara dituduh mencuri aki mobil milik GR,” sambungnya.

Sementara itu, menurut keterangan Kanit Reskrim Polsek Petir Bripka Rizal saat dihubungi melalui sambungan whatsapp nya, Sabtu (27/3/2021) mengatakan, mengenai kasus dugaan penganiayaan yang dilakukan oleh sodara GR kepada NN, saat ini masih tahap satu dan berkasnya sudah limpahkan ke Kejaksaan Negeri Serang Provinsi Banten.

“Soal pelaku, ada satu pelaku yang dilaporkan oleh korban namun pelaku kami tidak tahan karena pelaku mengajukan permohonan penangguhan penahanan ke Polsek Petir. Dan untuk sejauh ini pelaku masih koperatif,” terang Bripka Rizal Kanit Reskrim Polsek Petir.

Editor: Eful SA