Connect with us

Hankam

Sat Reskrim Polres Lebak Ungkap 3 Kasus Pertambangan Tanpa Ijin

Tayang

-

Oleh

Sat Reskrim Polres Lebak Ungkap 3 Kasus Pertambangan Tanpa ijin

LEBAK – Sat Reskrim Polres Lebak Polda Banten menggelar Press Release pengungkapan Kasus illegal Mining (Pertambangan Tanpa ijin) di wilayah hukum Polres Lebak bertempat di Mapolres Lebak. Senin (28/12/2020).

Kasat Reskrim Polres Lebak Polda Banten AKP David Adhi Kusuma mengatakan, Sat Reskrim Polres Lebak Polda Banten hari ini melaksanakan press release Tindak Pidana illegal Mining, ada tiga kasus dengan empat tersangka

“Tindak Pidana illegal Mining yang pertama, penambangan Emas (PETI) lokasi di Blok Cibareno Kampung Ciawi Desa Cikadu Kecamatan Cibeber Kabupaten Lebak dengan dua orang Tersangka D dan R,” ujar David.

David menjelaskan barang bukti yang diamankan dari Pelaku yaitu, 130 karung bahan baku mineral logam emas, 1 karung karbon ukuran 25 kg, 5 ikat Kapur, 1 karung yang berisi sianida (CN) sebanyak kurang lebih 10 kg, 1 buah timbangan untuk sebagai takaran bahan kimia.

Ia melanjutkan, 2 buah selang untuk proses pemanasan dalam proses pemurnian emas, 1 buah mangkok tanah liat sebagai wadah dalam proses pemurnian emas, 1 buah jepitan besi yg digunakan untuk menjepit mangkok dalam proses pemurnian, 1 buah tabung gas LPG ukuran 3 Kg yang digunakan untuk proses pemanasan hasil olahan logam emas dalam proses pemurnian logam emas.

“Tersangka dikenakan pasal 161 UU RI No 3 tahun 2020 tentang perubahan atas UU RI No 4 tahun 2009 tentang Pertambangan mineral dan batu bara dengan ancaman 10 tahun penjara” ujarnya.

Untuk yang kedua, masih kata David, ada dua kasus tindak pidana illegal mining, tindak pidana penambangan pasir tanpa ijin dengan lokasi Kp. Ciluluk Desa Keusik Kecamatan Banjarsari Kabupaten Lebak dengan Tersangka BP dan Lokasi Blok Cikaemanggu Desa Tamansari Kecamatan Banjarsari Kabupaten Lebak dengan tersangka RK.

“Untuk Tersangka dikenakan pasal 158 UU RI No.3 Tahun 2020 tentang perubahan atas UU RI Tahun 2009 Tentang Pertambangan Mineral dan Batubara dengan ancaman 5 Tahun penjara,” jelas Kasat Reskrim.

“Sedangkan untuk barang bukti tidak dapat kami hadirkan karena berupa alat berat excavator,” sambung David.

Sementara itu Kapolres Lebak Polda Banten AKBP Ade Mulyana, mengimbau kepada Warga masyarakat agar tidak melakukan aktivitas penambangan liar atau PETI dan apabila ada yang melanggar akan kami tindak tegas.

“Kami mengimbau kepada warga masyarakat agar tidak melakukan penambangan liar atau tanpa ijin, dan untuk menghentikan semua aktivitas penambangan tanpa ijin di wilayah Kabupaten Lebak karena Wilayah Kabupaten Lebak rawan bencana tanah longsor dan apabila ada yang melanggar akan kami tindak tegas,” ujar Ade menegaskan.