Connect with us

Seputar Banten

PT PWI 6 Turuti Permintaan Gerak Indonesia Lebak Revisi Surat Jawaban Klarifikasi

Ali AA

Tayang

-

Laporan

PT PWI 6 Turuti Permintaan Gerak Indonesia Lebak Revisi Surat Jawaban Klarifikasi

LEBAKPT. Parkland Word Indonesia Rangkasbitung (PT. PWI 6) mengirimkan kembali revisi surat jawaban klarifikasi nomor : 007/EX/HRD-PT.PWI6/I/2021, kepada LSM Gerak Indonesia DPC Kabupaten Lebak, pada Rabu 27 Januari 2021.

Sebelumnya, LSM Gerak Indonesia DPC Kabupaten Lebak meminta pihak PT PWI 6 untuk merevisi kembali surat jawaban klarifikasi tersebut, seperti yang diberitakan ceklisdua.co dengan judul “Gerak Indonesia Lebak Pinta PWI 6 Revisi Surat Jawaban Klarifikasi” pada waktu yang sama, Rabu (27/1/2021).

Dalam isi surat jawaban klarifikasi dijelaskan untuk surat klarifikasi nomor : 009/KL/DPC GERAK/LBK/I/2021 tentang klarifikasi terakhir tanggal 25 Januari 2021 dari LSM Gerak Indonesia ;

  1. Bahwa untuk perekrutan karyawan, perusahaan PT. PWI 6 Rangkasbitung mempunyai komitmen anti recruitment fee / tidak memungut uang dalam proses penerimaan karyawan baru.
  2. Bahwa untuk masalah koperasi perusahaan menyerahkan mekanismenya pada aturan koperasi yang berlaku.
  3. Bahwa apabila ada oknum yang melakukan pelanggaran poin 1 dan 2 tersebut, perusahaan akan menindak tegas oknum tersebut sesuai dengan peraturan berlaku.

Surat jawaban klarifikasi di keluarkan di Rangkasbitung 27 Januari 2021, yang di tandatangani atas nama pimpinan perusahaan PT PWI 6 Rangkasbitung, Manager HRD Syahroni, SH.

Sementara itu Andri Kurniawan Ketua Gerak Indonesia DPC Kabupaten Lebak kepada wartawan menyambut baik atas respon pihak PT. PWI 6, terkait revisi surat jawaban klarifikasi.

“Saya berterimakasih atas dilakukannya revisi surat jawaban klarifikasi yang di lakukan PT. PWI 6 sesuai dengan permintaan kami,” katanya. Kamis (28/1/2021).

Andri menambahkan, dirinya mengaku akan kembali mengirimkan surat laporan pengaduan yang akan di layangkan kepada PT. Parklan Word Indonesia serta Buyer Adidas.

“Dengan bukti-bukti yang kami miliki, kami akan melayangkan surat laporan aduan kepada PT. PWI dan Buyer Adidas untuk dapat ditindaklanjuti,” ujarnya.

Andri berharap, agar dugaan adanya praktik percaloan calon tenaga kerja atau recruitment fee, serta dugaan wajib beli bahan sembako pada koperasi yang diduga di lakukan oknum orang dalam perusahaan dapat terungkap.

“Ini kami lakukan agar oknum orang dalam perusahaan dapat mempertanggung jawabkan perbuatannya,” tegas Andri. (aa)