Connect with us

Metropolitan

Prokes di Langgar, Tempat Wisata Tanjung Pasir di Padati Pengunjung

Eful SA

Tayang

-

Laporan

Prokes di Langgar, Tempat Wisata Tanjung Pasir di Padati Pengunjung

TANGERANG – Libur Tahun Baru 2021 menjadi hal biasa bagi masyarakat berlibur ke tempat wisata. Namun hal itu tentunya menjadi tidak biasa ketika berlibur di masa pandemi Covid-19 dan di wilayah yang sedang ditetapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Seperti diketahui, PSBB di Banten diperpanjang satu bulan, dan berlaku hingga 18 Januari 2021. Sejumlah elemen dari Pemerintahan dan aparat hukum baik Polri dan TNI gencar mengimbau kepada masyarakat untuk menghormati aturan yang telah ditetapkan, untuk selalu menerapkan protokol kesehatan (prokes) dan menghindari kerumanan.

Pantauan Ceklisdua.co, salah satu tempat wisata Bahari Nusantara Tanjung Pasir di Kabupaten Tangerang, hari ini Jumat 1 Januari 2021 dipadati pengunjung yang memanfaatkan libur tahun baru 2021 dan melanggar protokol kesehatan.

Ironisnya, para pengunjung sama sekali tidak mengindahkan protokol kesehatan yang sudah di tetapkan dan seolah lupa dengan imbauan baik pemerintah maupun aparat hukum setempat.

Sebut saja Rustom, salahsatu pengunjung tempat wisata Tanjung Pasir, yang ditemui Ceklisdua.co di lokasi mengatakan, ia bersama keluarga tak lupa dengan imbauan untuk selalu menerapkan protokol kesehatan.

“Kami sekeluarga tak lupa membawa masker dan handsanitizer, namun saat sampai di tempat wisata semua lupa pakai masker, mungkin begini kalau udah kesenengan di tempat hiburan,” kata Rustom.

“Mungkin tidak ada aparat atau polisi di lokasi, jadi lupa sama masa PSBB dan masa pandemi,” sambungnya.

Untuk diketahui, Kapolda Banten Irjen Pol Fiandar disejumlah kesempatan telah mengimbau kepada masyarakat untuk lebih menjaga dan mentaati protokol kesehatan dan menjauhi kerumunan mengingat saat ini masih pandemi Covid-19.

Kapolda Banten juga menyampaikan, angka pelanggaran kesehatan di indonesia masih tinggi sesuai catatan polisi sebanyak 3,8 juta orang pelanggar.