Connect with us

Megapolitan

Pengunjung Keluhkan Proses Pendaftaran di RS Swasta Lebak

Tayang

-

Oleh

Pengunjung Keluhkan Proses Pendaftaran di RS Swasta Lebak

CEKLISDUA.CO – Pengunjung salah satu Rumah Sakit Swasta di Kabupaten Lebak mengeluhkan peraturan Rumah Sakit dalam menerapkan protokol kesehatan, pasalnya pasien harus menempuh banyak sekali mekanisme untuk mendapatkan pengobatan.

Pantauan Ceklisdua.co, terlihat puluhan pengunjung antri bergiliran melakukan proses pendaftaran dihalaman rumah sakit tersebut.

Salah satu security yang ditemui saat sedang berjaga di tempat parkir yang menjadi tempat antrian untuk cek suhu tubuh, membenarkan jika proses pengobatan itu sekarang beberapa kali tahapan.

“Iya, dimulai dari cek suhu tubuh terus pendaftran dan pemeriksaan ke poli yang dituju,” kata Security.

M, Salah satu pasien kepada Ceklisdua.co mengatakan, dirinya harus melakukan pengobatan jalan setiap bulan, karena mengalami sakit stroke. Ia mengeluhkan tiga tahapan yang diberlakukan pasien untuk proses pendaftaran yang harus dijalani.

“Sekarang mau daftar saja lama terus harus bolak-balik hanya untuk mendaftar,” kata M, Senin (22/3/2021).

Sementara itu, pengunjung lainnya yang enggan disebutkan namanya menjelaskan, saat pengunjung datang dan ingin berobat pertama diarahkan ke tempat parkir dokter yang digunakan untuk mengecek suhu badan, dan diagnosa awal keluhan penyakit serta diberikan tanda pasien berobat.

Setelah itu, lanjutnya, pengunjung harus kembali ke lantai 1, yang jaraknya lumayan jauh dan menanjak untuk mendaftarkan dirinya. Lalu, ditempat pendaftaran masih harus menunggu dokter yang akan memeriksa.

“Ya pada intinya untuk berobat saja membutuhkan waktu hampir seharian bisa sampe sore, kalo harus bulak balik begini, saya yang sedang hamil tua begini merasa sangat tersiksa karna harus bolak-balik mana ke lantai 1 ini naik menanjak keburu berojol nanti saya,” ujarnya.

“Ini sudah berlangsung selama satu tahun,” imbuhnya.

Lebih lanjut dia mengatakan, bahwa tempat duduk yang disediakan juga sedikit sehingga banyak pengunjung yang duduk di bawah belum lagi untuk ibu hamil dan lansia.

“Disini untuk pasien rawat inap harus di swab antigen terlebih dahulu, sementara untuk yang menunggu tidak, untuk swab antigen secara mandiri disini dikenakan biaya Rp. 175.000 dan jika PCR Rp. 900.000,” tutupnya.

Editor: Ali AA

Advertisement