Connect with us

Seputar Banten

Maca Syekh Kebudayaan Islami Asli Banten

Jaka Purwanta

Tayang

-

Laporan

Maca Syekh Kebudayaan Islami Asli Banten

CEKLISDUA.CO – Maca Syekh adalah Kebudayaan Asli Banten yang selalu dilakukan saat masyarakat mempunyai hajat. Kebudayaan ini dilakukan sekelompok ustadz atau merupakan grup dengan membaca riwayat (Manakib) Syekh Abdul Qodir Jaelani dalam tulisan arab berbahasa jawa kuno.

Saat di kumandangkan bacaan manakib dengan alunan nada khas pasundan, dirasakan sangat merdu dan menghanyutkan bagi yang mendengarkan.

Didalam bacaan terdapat kisah-kisah yang bisa dijadikan tauladan pada kehidupan sehari-hari. Banyak petuah, petunjuk yang terdapat dalam manakib Syekh Abdul Qodir Jaelani.

Manakib tersebut berisi kisah atau riwayat dari semasa kecilnya Syekh Abdul Qodir sampai wafatnya beliau.

Sudah menjadi ciri khas budaya masyarakat Banten dalam setiap punya hajat seperti Mendirikan Bangunan, Hajatan dan lain-lain selalu diawali dengan pembacaan Manakib Tuan Syekh Abdul Qodir Jaelani dengan tujuan mengharap ridha Allah akan keselamatan apa yang menjadi hajatnya.

Seperti yang dilakukan sebuah komunitas (Grup) dari Panebong Curug Desa Naboilir Kecamatan Kibin pimpinan H Suryadi, ia bersama H Juned dan dua anggota lainya.

H Juned beserta anggota yang lain sudah 20 tahun menekuni kegiatan membaca Manakib Tuan Syekh Abdul Qodir Jaelani.

Keterampilan membaca manakib tersebut, kata HJuned, didapat secara turun temurun dari Ayah dan Kakeknya.

“Saya bisa membaca manakib ini belajar dari orang tua , ini turun temurun belajar dari orang tua dan orang tua belajar dari Kakek.” ujarnya kepada Ceklisdua.co Jum’at (12/03/2021).

Sebelum dimulai membaca Manakib, selalu diawali dengan pembacaan silsilah, tahlil dan do’a, baru setelahnya membaca Manakib Syekh Abdul Qodir Jaelani.

Sesuatu yang unik dalam pembacaan manakib adalah saat jamaah yang mendengarkan memberikan Selawat (uang) disebutnya ziarah, kemudian dibacakan manakib itu yang merupakan gambaran kehidupannya atau hal yang akan dia kerjakan.

Biasanya pembacaan Manakib Tuan Syekh Abdul Qodir Jaelani dimulai pukul 22.30 Wib sampai menjelang tarhim atau menjelang sholat Subuh.

Editor: Eful SA
Sumber: Ceklisdua.co