Connect with us

Regional

Lurah Teritih : Kami Tidak Diam, Hanya Saja Pengajuan Bantuan Untuk Keluarga Bapak Muntarif Belum Juga Terealisasi

Ali AA

Tayang

-

Laporan

Lurah Teritih Kami Tidak Diam, Hanya Saja Pengajuan Bantuan Untuk Keluarga Bapak Muntarif Belum Juga Terealisasi

KOTA SERANG – Salah satu warga Kota Serang, Muntarif, yang hidup dibawah garis kemiskinan dan tinggal di rumah tidak layak huni pada sebuah tempat bekas kandang kerbau bersama keluarganya itu kini menjadi perhatian berbagai pihak khususnya Pemerintah Kota Serang, Provinsi Banten.

Telah diketahui jika kondisi Muntarif, warga Kampung Kemanduran, RT 003 / RW 001, Kelurahan Teritih, Kecamatan Walantaka Kota Serang Banten itu telah tinggal di bekas kandang kerbau selama 12 tahun bersama istri dan anaknya. Lalu mengapa hingga kini seolah terabaikan dan luput dari perhatian, terlebih bantuan Bedah Rumah atau Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).

Menanggapi hal tersebut, Kepala Kelurahan Teritih, Kecamatan Walantaka, Kota Serang, Hidayatullah, yang ditemui ceklisdua.co mengatakan, bahwa pihaknya mengaku sudah pernah mengajukan bantuan RTLH kepada Pemkot Serang dan membenarkan jika Muntarif memang cukup lama telah menempati rumah dengan kondisi seperti itu.

“Benar keluarga bapak Muntarif mendiami tempat tersebut, memang sudah lama dan kita juga memang setiap tahun itu untuk warga kurang mampu kami telah berusaha mengajukan di setiap dinas yang menanganinya. Baik di dinsos dan dinas pemerintah terkait di Kota Serang serta dinas Provinsi,”ujarnya, (Rabu,13/01/2021).

Lanjut Hidayatulloh menyampaikan, Sejauh ini pemerintah Kelurahan Teritih tidak diam dan selalu berupaya mengajukan keluarga bapak Muntatif dalam setiap bantuan apapun di Kota Serang.

“Kita telah berusaha, bagaimanapun untuk mensejahterakan masyarakat kami dari bantuan manapun kita berusaha untuk warga yang kurang mampu itu agar bisa merasakan bantuan dari pemerintah,” ungkapnya.

Hidayatullah, juga menyayangkan, jika selama ini warganya atas nama Muntarif tidak kunjung masuk terdata, baik di Program RTLH Maupun Program Keluarga Harapan (PKH).

“Sampai sekarang memang belum ada realisasi untuk PKH itu. Tapi kalau data dari pusat kemarin katanya sudah masuk. Kita juga dapat data dari pusat bahwa atas nama itu baru tahun ini masuk verifikasi,” lanjutnya.

Hal serupa juga di sampaikan Nahadi, Ketua RT 003/001, Kampung Kemanduran, Kelurahan Teritih Kecamatan Walantaka, Dirinya mengaku selama menjabat Ketua RT, Ia sudah melakukan pendataan terhadap keluarga Muntarif.

“Saya juga telah ikut melakukan pendataan namun sayangnya, hingga kini belum ada yang terealisasi,” Cetusnya. (Adhisena)