Connect with us

Hukum

Kuasa Hukum Tiga Mantan Karyawan PT PWI 1, Adukan Eksekutif Direktur PT PWI 1 ke Buyer PT Adidas dan Kedutaan Korea Selatan

Ali AA

Tayang

-

Laporan

Kuasa Hukum Tiga Mantan Karyawan PT PWI 1

KAB TANGERANG – Advokat yang berkantor di Law Firm K.D. Raja & Partners selaku kuasa hukum tiga mantan karyawan PT. Prakland Word Indonesia (PT. PWI 1) atas nama Samsul Bahri, Nelia Hartati dan Sadiyo pada Senin, 15 Febuari 2021 membuat pengaduan kepada buyer PT. Adidas Indonesia beserta Kedutaan Besar Korea Selatan terkait dengan dugaan kasus fitnah dan dugaan pencemaran nama baik yang diduga dilakukan Mr. Kim Jong Boo selaku eksekutif direktur PT. PWI 1 terhadap klienya.

Debora Lumban Raja, S.H. M.H didampingi Yunus, S.H kepada awak media mengatakan, Bahwa pihaknya sudah melakukan aduan kepada buyer PT. Adidas Indonesia di Jakarta dengan meminta empat poin untuk dapat di tindak lanjuti.

Pertama, Meminta kepada buyer PT. Adidas Indonesia untuk melakukan pengawasan dan pemeriksaan kepada PT. Parkland Word Indonesia (PT. PWI 1) selaku suplier, terhadap dugaan tindak pidana yang dilakukan oknum warga negara korea yang bernama Mr. Kim Jong Boo yang menjabat sebagai eksekutif direktur, terhadap tenaga kerja PT. PWI 1 yang melanggar Employment Guedelines.

Kedua, Meminta kepada buyer PT. Adidas Indonesia untuk memerintahkan kepada tim sosial dan Enviromental Affair (SEA) untuk melakukan audit kebenaran terhadap dugaan tindak pidana tersebut.

Ketiga, Meminta kepada buyer PT. Adidas Indonesia untuk meminta pertanggung jawaban terhadap PT. PWI 1 atas tindakan salah satu pimpinan PT. PWI 1 terhadap karyawannya.

Dan keempat, Memberikan sanksi tegas kepada PT. PWI 1 apabila tidak bertanggung jawab terhadap tindakan salah satu pimpinan PT. PWI 1 yang menjabat sebagai eksekutif direktur.

“Semoga empat poin yang kami sampaikan kepada buyer PT. Adidas Indonesia dapat di tindaklanjuti dengan baik, demi tegaknya keadilan untuk tiga klien kami tersebut,” kata Debora, Selasa (16/2/2021).

Sementara Yunus SH menyampaikan, selain membuat pengaduan kepada buyer PT. Adidas Indonesia, dia juga membuat pengaduan kepada Kedutaan Besar Korea Selatan dengan menyampaikan empat poin untuk di tindak lanjuti.

Keempat poin itu adalah, Pertama, pihaknya meminta kepada Kedutaan Besar Korea Selatan untuk melakukan pengawasan dan pemeriksaan terhadap dugaan tindak pidana yang dilakukan oknum warga negara Korea Selatan yang bernama Mr. Kim Jong Boo yang menjabat sebagai eksekutif direktur, terhadap tenaga kerja PT. PWI 1.

Kedua, Meminta kepada Kedutaan Besar Korea Selatan untuk melakukan pemeriksaan terhadap dugaan tindak pidana tersebut. Ketiga, Meminta kepada Kedutaan Besar Korea Selatan untuj meminta pertanggung jawaban kepada oknum warga Negara Korea Selatan yang bernama Mr. Kim Jong Boo.

Selanjutnya, keempat, Memberikan sanksi tegas kepada oknum warba Negara Korea Selatan yang bernama Mr. Kim Jong Boo atas tindakan yang dilakukan terhadap warga Negara Indonesia.

“Setelah ini Kami juga berencana membuat pengaduan yang sama kepada Gubernur Banten, Ketua DPRD Provinsi Banten, Tokoh Ulama Banten serta Tokoh Ormas dan LSM di Provinsi Banten untuk bersama-sama membahas persoalan tersebut dan menindak lanjuti dugaan kesewenang-wenangan oknum pimpinan berwarga Negara Asing di PT. PWI 1,” terang Yunus. (AA)