Connect with us

Hukum

Kuasa Hukum Terima Surat Klarifikasi Mr. Kim Jong Boo Soal Dugaan Fitnah dan Pencemaran Nama Baik

Ali AA

Tayang

-

Laporan

Kuasa Hukum Terima Surat Klarifikasi Mr. Kim Jong Boo Soal Dugaan Fitnah dan Pencemaran Nama Baik

CEKLISDUA.CO – Tiga mantan karyawan PT. PWI mendapatkan surat klarifikasi dugaan fitnah dan dugaan pencemaran nama baik yang di kirimkan Mr. Kim Jong Boo kepada kuasa hukumnya yang berkantor di Law Firm K.D Raja dan Partners.

Kepada Ceklisdua.co, Debora Lumban Raja SH MH didampingi Yunus SH selaku kuasa hukum tiga mantan karyawan PT. PWI tersebut, menjelaskan isi surat klarifikasi tersebut. Berikut isi surat klarifikasi yang di kirimkan Mr. Kim Jong Boo:

Bahwa sebagaimana yang ramai diberitakan, bahwa terkait adanya isu pencemaran nama baik dan atau fitnah dengan mengatakan “maling” kepada klien kantor hukum K.D Raja & Partners, hal tersebut sejatinya tidak lah benar, karena pada faktanya hingga saat ini, saya secara pribadi tidak pernah menyebutkan dan atau menuduh secara pribadi ke pribadi lain baik kepada klien kantor hukum K.D Raja & Partners ataupun kepada pihak lain sebagai “maling” dan bahkan hingga saat ini saya tidak pernah tahu dan mengerti apa yang di maksud dengan kata “maling” tersebut.

Bahwa perlu di luruskan juga perihal adanya isu fitnah dan atau tuduhan “maling” kepada klien kantor hukum K.D Raja & Partners tersebut terjadi setelah dilakukannya investigasi atas temuan dan fakta maraknya kasus pencurian sepatu dan atau komponen sepatu yang dilakukan kepada lebih dari 100 orang karyawan perusahaan dan kembali saya tegaskan, baik dalam proses investigasi tersebut saya tidak pernah memfitnah dan atau menuduh klien kantor hukum K.D Raja & Partners atau pun pihak lain sebagai “maling”.

Bahwa sehubung dengan adanya PHK yang di tunjukan kepada klien kantor hukum K.D Raja & Partners, hal tersebut bukanlah atas dasar permintaan saya atau ketidaksukaan saya kepada klien kantor hukum K.D Raja & Partners dan bahkan bukanlah karena adanya aduan dan atau permintaan saya dengan dasar fitnah dan atau tuduhan klien kantor hukum K.D Raja & Partners sebagai “maling” melainkan adapun PHK kepada klien kantor hukum K.D Raja & Partners tersebut dilakukan atas dasar penilaian dan pertimbangan perusahaan.

Menanggapi surat bantahan tersebut Debora Lumban Raja SH MH selaku kuasa hukum menyampaikan surat klarifikasi yang di tanda tangani Mr Kim Jong Boo 22 Febuari 2021 itu di terima kantor hukum Law Firm K.D Raja dan Partners pada 2 maret 2021.

Selaku kuasa hukum kami menanggapi surat klarifikasi tersebut sebagai berikut :

Bahwa pernyataan Mr Kim JB tidak pernah menyebutkan atau menuduh klien kami maling itu hanyalah alasan pembenaran diri yang dilakukan Mr Kim JB karena pada saat Mr Kim JB menyatakan klien kami maling itu di dengarkan dan disaksikan oleh banyak orang yang ada di ruangan atau gedung.

Bahwa terkait pernyataan Mr Kim JB tidak pernah tau dan tidak mengerti kata maling itu terkesan sangat aneh, karena tidak mungkin Mr Kim JB menyatakan maling kalau tidak tau artinya dan Mr Kim JB juga sudah lama berada di Indonesia.

Bahwa balasan surat pertama pada bulan Januari 2021 Mr Kim JB sudah mengakui dan meminta maaf terkait adanya dugaan tindakan fitnah dan dugaan pencemaran nama baik terhadap klien kami dan tiba tiba Mr Kim JB membatah apa yang pernah disampaikan.

Bahwa menanggapi pernyataan Mr Kim JB masalah PHK yang dilakukan terhadap klien kami. Kami perlu tegaskan klien kami tidak ada melakukan kesalahan atau menerima surat peringatan dari perusahaan. Pada saat meeting Mr Kim JB menyatakan klien kami maling dan tidak berselang lama klien kami di panggil ke HRD dan langsung di PHK. Klien kami sebenarnya tidak mau di PHK apalagi dalam keadaan pandemi covid-19 karena susah untuk mencari pekerjaan pada saat ini dan klien kami menjadi tulang punggung keluarga.

Bahwa klien kami yang bernama Samsul pernah meminta tolong kepada bapak Absori supaya di bantu untuk bekerja di PWI2, tetapi Bapak Absori tidak memberikan kesempatan dan langsung menolak. Tiba-tiba PT PWI melakukan pemanggilan kepada klien kami untuk bekerja kembali.

Bahwa Mr Kim JB menyuruh orang untuk membujuk klien kami untuk bekerja kembali.

“Demikian surat tanggapan kami untuk mr. Kim JB,” kata Debora.

Sebelumnya, Kuasa Hukum Tiga Mantan Karyawan PT. Parkland World Indonesia (PT PWI 1) yang menjadi korban dugaan fitnah dan dugaan pencemaran nama baik yang di duga dilakukan Mr Kim Jong Boo oknum pimpinan dengan jabatan sebagai eksekutif direktur di PT. PWI 1, saat tiga kliennya atas nama Samsul Bahri, Nelia Hartati dan Sadiyo masih berstatus sebagai karyawan di perusahaan yang memproduksi sepatu brand ternama didunia dengan merk adidas. Sebelum dilakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) pada 10 November 2020 lalu.

Editor: Ali AA
Sumber: Ceklisdua.co