Connect with us

Daerah

Ketua Gerak Indonesia DPC Lebak : Terkait Undangan Klarifikasi Disnaker Lebak Terkesan Lucu dan Unik

Tayang

-

Oleh

Ketua Gerak Indonesia DPC Lebak : Undangan Klarifikasi Disnaker Lebak Terkesan Lucu dan Unik

LEBAK – Merujuk kepada permasalahan yang sedang dihadapi oleh PT. Parkland Word Indonesia (PT. PWI) 6 Rangkasbitung, Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Lebak mengundang Ketua LSM Gerakan Rakyat Anti Korupsi Indonesia (Gerak Indonesia) Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Kabupaten Lebak untuk menghadiri undangan tersebut pada Selasa 26 Januari 2021.

Lewat surat undangan yang dikeluarkan pihak Disnaker Kabupaten Lebak pada Senin, 25 Januari 2021, nomor 005/60-HI-JAMSOS/I/2021, prihal klarifikasi. Sebagai tindak lanjut surat klarifikasi yang dilayangkan Gerak Indonesia DPC Kabupaten Lebak nomor : 005/KL/DPC GERAK/LBK/I/2021. Kepada PT. PWI 6 pada tanggal 19 Januari 2021 lalu.

Informasi yang di dapat dari Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Lebak, surat udangan tersebut di layangkan atas permintaan dari management perusahaan PT. PWI 6 Rangkasbitung tentang Permintaan mediasi dengan LSM dan Ormas yang menyikapi adanya persoalan dugaan praktik percaloan tenaga kerja dan dugaan wajib beli bahan sembako koperasi yang diduga dilakukan oknum di perusahaan tersebut. Sehingga Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Lebak berinisiatif mengundang Ormas dan LSM yang sedang menyikapi persoalan dimaksud.

Andri Kurniawan Ketua Gerak Indonesia DPC Kabupaten Lebak mengatakan, dalam hal ini memenuhi undangan dari Disnaker terkait surat klarifikasi yang di layangkan kepada PT PWI 6 Rangkas pada tanggal 19 Januari 2021, Dimana dalam isi surat tersebut LSM Gerak Indonesia DPC Lebak meminta klarifikasi terkait dugaan praktek percaloan tenaga kerja dan dugaan adanya wajib beli bahan sembako yang di lakukan oknum di perusahaan tersebut.

“Namun Undangan yang dilayangkan Disnaker Kabupaten Lebak terkesan lucu dan unik, seharusnya yang menanggapi surat klarifikasi pihak perusahaan bukan disnaker, sudah jelas pada tanggal 22 Januari 2021, saat kami meminta klarifikasi secara langsung kepada pihak perusahaan, Manager HRD PT. PWI 6 enggan memberikan klarifikasi, Kok sekarang malah datang undangan prihal klarifikasi dari Disnaker atas dasar permintaan perusahaan, ada apa ya, lucu kan?,” ucap Andri. Rabu, (27/1/2021).

Lanjut Andri menyampaikan, Seharusnya Disnaker Kabupaten Lebak saat undangan prihal klarifikasi tersebut langsung meminta pihak perusahaan untuk hadir, agar tidak di bagi menjadi dua sesi pertemuan tanggal 26 dan 27 Januari, sehingga persoalan yang ada dapat di buka secara terang dan hasil klarifikasi dapat menjadi bahan investigasi Disnaker menyikapi persoalan ini lebih dalam.

“Dalam undangan perihal klarifikasi tersebut hanya di hadiri Oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja, Kepala Bidang dan Satuan unit intel Polsek Rangkasbitung, Tidak ada perwakilan pihak perusahaan yang datang, Dalam hal ini kami sudah mengirimkan kembali surat klarifikasi terakhir kepada PT. PWI 6 Rangkasbitung yang di kirimkan pada 25 Januari 2021 dengan meminta pihak perusahaan untuk menjawab surat klarifikasi kami secara tertulis, kami hanya menginginkan surat kami di jawab kembali secara resmi oleh PT. PWI 6,” tutupnya. (AA)