Connect with us

Megapolitan

Kecamatan Jayanti Lakukan Operasi Yustisi, 28 Warga Tidak Gunakan Masker di Swab

Tayang

-

Oleh

CEKLISDUA.CO, TANGERANG – Pemerintah Kecamatan Jayanti bersama unsur TNI, Polri serta Pemerintah Desa Jayanti dan Forum Bela Negara (FBN) Provinsi Banten menggelar operasi yustisi di Pasar Jayanti, Kabupaten Tangerang, Banten. Jumat, (3/9/2021).

Hasil dari operasi yustisi yang di gelar masih saja ada masyarakat yang abai terhadap protokol kesehatan, dengan mendapati sejumlah orang yang tidak menggunakan masker.

Camat Jayanti Yandri Permana kepada wartawan mengatakan, Operasi yustisi yang di gelar dalam rangka memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di wilayahnya.

“Sehingga 28 orang warga jayanti yang tidak menggunakan masker dilakukan tes swab di tempat, alhamdulillah hasilnya negatif semua,” kata Yandri.

“Sebetulnya ini giat Dinkes Kabupaten Tangerang, hanya saja dilakukan oleh Pemerintah Kecamatan Jayanti, Dinkes hanya menyiapkan alkesnya saja,” sambung Yandri.

Yandri menambahkan, Dalam hal ini Pemerintah Kecamatan Jayanti terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat jayanti untuk tetap mematuhi protokol kesehatan demi memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

“Dalam operasi yang di gelar kita juga melakukan sosialisasi penerapan 5M kepada masyarakat seperti memakai masker, mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak, membatasi mobilitas dan menjauhi kerumunan,” tambah Yandri

Kepala Desa Jayanti, Misri Jayanti menyampaikan, Sangat mendukung kegiatan yang di gelar Pemerintah Kecamatan Jayanti dalam rangka menekan angka penyebaran Covid-19.

“Saya sangat mendukung operasi yustisi yang digelar, agar semua masyarakat terhindar dari virus Covid-19,” ucap Misri Rahayu.

Sementara Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Forum Bela Negara (FBN) Provinsi Banten H. Rebo Muhidin, Sangat mengapresiasi kegiatan operasi yustisi yang di gelar Kecamatan Jayanti dalam rangka menekan penyebaran Covid-19.

“Saya sangat mengapresiasi dan mendukung penuh kegiatan operasi yustisi dan Gerakan Memakai Masker (Gebrak Masker) yang digelar, agar masyarakat bisa lebih mematuhi protokol kesehatan terutama demi Indonesia Sehat, Bangkit dan tangguh,” tegas H Rebo. (Al/Ceklisdua)