Connect with us

Kriminal

Di Tasikmalaya Gudang Truk Diubah Jadi Tempat Judi Sabung Ayam di Gerebek Polisi

redaksi

Tayang

-

Laporan

Di Tasikmalaya Gudang Truk Diubah Jadi Tempat Judi Sabung Ayam di Gerebek Polisi
Puluhan Pemain Judi Sabung Ayam Ditangkap. ©2021 Merdeka.com/Mochammad Iqbal

CEKLISDUA.CO – Aparat kepolisian dari Polresta Tasikmalaya menggerebek sebuah gudang truk yang diubah menjadi tempat judi sabung ayam di Kelurahan Tugujaya, Kecamatan Cihideung, Kota Tasikmalaya, Kamis (11/3). Puluhan orang diamankan polisi dalam penggerebekan tersebut.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Tasikmalaya, AKP Septiawan Adi Prihantono mengatakan bahwa kegiatan penggerebekan dilakukan pihaknya karena adanya laporan masyarakat yang resah dengan kegiatan perjudian sabung ayam di dalam gudang itu.

“Kita langsung bergerak ke lokasi yang dilaporkan oleh warga itu, dan memang betul ada kegiatan yang dilaporkan. Kita langsung melakukan penggerebekan,” katanya.

Dalam penggerebekan tersebut, diungkapkan Setiawan, pihaknya mengamankan sedikitnya 25 orang yang diduga terlibat dalam kegiatan perjudian. Selain orang, pihaknya juga mengamankan barang bukti berupa 30 ekor ayam adu, sejumlah uang, hingga minuman keras.

“Pelaku langsung kita bawa ke Mapolresta Tasikmalaya untuk diperiksa. Kita akan lakukan penyelidikan lebih lanjut,” ungkapnya.

Baca juga: Polisi Amankan Penganut Aliran Sesat Hakekok Lakukan Ritual Mandi Bareng Pria Wanita Tanpa Busana

Septiawan menjelaskan bahwa tempat yang digerebeknya diketahui merupakan gudang truk ekspedisi. Oleh pelaku perjudian, tempat yang bisa digunakan untuk memarkir kendaraan itu disulap menjadi arena sabung ayam.

Sementara itu, Ketua Rukun Tetangga (RT) setempat, Dindin Saepudin menyebut bahwa gudang truk itu sebetulnya sudah beroperasi bertahun-tahun. Selama ini, ia menilai tidak ada hal yang mencurigakan.

“Di tempat itu memang terdapat banyak ayam broiler. Pernah juga ada laporan terdapat ayam adu, tapi pas dikontrol langsung, ayam itu dikatakan untuk dijual, jadi ya tidak curiga,” sebutnya.

Dengan adanya penggerebekan yang dilakukan aparat kepolisian, Dindin mengaku kaget dan sangat menyayangkan. “Yang punya gudang selama ini dikenal baik dan sering memberi bantuan dan terbuka kepada masyarakat,” kata Dindin.

Sumber: Merdeka.com