Connect with us

Daerah

Dana Perawatan Tanaman PTPN 4 Unit Bah Birong Ulu Dipertanyakan

Tayang

-

Oleh

Dana Perawatan Tanaman PTPN 4 Unit Bah Birong Ulu Dipertanyakan
Pokok tanaman sawit milik PTPN IV Unit Bah Birong Ulu yang ditumbuhi tanaman liar sejenis pakis.

CEKLISDUA.CO – Kondisi tanaman sawit milik PTPN IV Unit Bah Birong Ulu, yang terletak di kecamatan Sidamanik, kabupaten Simalungun Sumut, sangat memprihatinkan. Pasalnya pokok sawit di Unit Bah Birong Ulu terlihat ditumbuhi tanaman rumput seperti tanaman sejenis pakis.

Hasil amatan Ceklisdua.co pada Sabtu (08/05/2021), kebun unit Bah birong ulu diawali dari afdeling 1 tepatnya di Dusun Pakkaran Batu, Sidamanik. Terlihat pokok tanaman sawit yang sudah menghasilkan tandan buah sawit ( TBS) itu menjadi tempat hidup bagi tanaman-tanaman liar seperti jenis pakis. Kebun Unit Bah Birong Ulu terdiri dari tiga afdeling dan terlihat situasi tanaman sawit hampir sama di tiap afdeling.

Ironisnya, tanaman sejenis pakis itu sepertinya dibiarkan oleh pihak menejemen kebun Unit Bah Birong Ulu. “Sepertinya pihak Manajemen unit tidak melakukan perawatan terhadap tanaman sawit,” ketus Ketua Forum orang miskin (Formikom) Lipen Simanjuntak kepada media.

Lipen mengatakan sesuai dengan pengelolaan pola tanaman baik itu tanaman sawit yang dikelola oleh perusahaan milik pemerintah seyogianya harus mendapat perawatan atau pemeliharaan. Hal ini ditujukan agar tanaman sawit dapat berproduksi dengan baik sesuai dengan jangka waktu yang ditentukan.

“Dengan berkembang biaknya tanaman pakis pada setiap pokok tanaman sawit menjadi sebuah pertanyaan terhadap kinerja manajemen Kebun Unit Bah Birong Ulu. Apakah tidak ada dianggarkan dana pemeliharaan terhadap tanaman sawit,” keluhnya.

Kalau anggaran itu ada, sambung Lipen, bagaimana pengelolaannya? Karena itu pihak Kantor Direksi (Kandir) yang berkantor di Medan agar memberikan perhatian terhadap situasi di Unit Bah Birong Ulu,” harapnya.

Sementara, Manajer Unit Kebun Bah Birong Ulu saat dikonfirmasi melalui pesan whatsApp hingga berita ini tayangkan, belum memberikan tanggapan meski terlihat pesan konfirmasi yang dilayangkan sudah menandakan ceklis dua biru.

Advertisement