Connect with us

Pemerintahan

Cegah Penyebaran Covid-19, Pemkot Serang akan Batasi Aktivitas Masyarakat

Ali AA

Tayang

-

Laporan

Cegah Penyebaran Covid-19, Pemkot Serang akan Batasi Aktivitas Masyarakat

SERANG – Hingga 7 Januari 2021 secara kumulatif Kota Serang mencatat 1160 kasus positif Covid-19 Dengan tingkat kematian mencapai 2,8 % dan dengan tingkat kesembuhannya 53%.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Serang, W. Hari Pamungkas mengungkapkan, jumlah terkonfirmasi positif di Kota Serang ada 1160 orang, sembuh 614 orang, pasien aktif dirawat 71 orang, Isolasi 443 orang dan meninggal 32 orang.

“Untuk trend harian, dalam 14 hari sebelumnya rata-rata penambahan jumlah kasus positif Covid-19 perharinya sejumlah 8 orang. Pada tanggal 30 Desember 2020 jumlah kasus Covid-19 sendiri meningkat drastis dengan jumlah 26 orang,” ungkap Hari saat dikonfirmasi Ceklisdua.co diruang kerjanya, Jumat (8/1/2021).

Untuk Trend Bulanan, kata Hari, selama masa Pandemi Covid-19 di Kota Serang menunjukkan peningkatan hingga bulan Desember. Peningkatan drastis terlihat pada bulan September sejumlah 171 kasus. Dan yang tertinggi yaitu pada bulan Desember sejumlah 334 kasus.

“Angka Penyebaran kasus positif Covid-19 berdasarkan wilayah di kota Serang yang paling tinggi terjadi di Kecamatan Serang sejumlah 554 kasus. Kemudian diikuti oleh kecamatan Taktakan sejumlah 235 kasus dan kecamatan Cipocok jaya sejumlah 231 kasus,” kata dia.

Kepada Ceklisdua.co, Ketua Satgas Covid-19 Kota Serang ini menerangkan, masih adanya kendala dalam penanganan virus Covid-19 di kota Serang ini disebabkan masih banyak masyarakat yang tidak mematuhi protokol kesehatan.

“Masyarakat tidak menerapkan pola 3 M, yakni Mencuci Tangan, Menggunakan Masker, dan Menjaga Jarak, serta masih adanya kerumunan yang terjadi di lingkungan masyarakat,” terang Hari.

Hari menambahkan, Pemkot Serang akan terus melakukan upaya dan kebijakan penanganan virus Corona, dengan membatasi aktifitas bekerja di tempat kerja, pembelajaran dilakukan secara daring, membatasi operasional pusat perbelanjaan maximal hingga pukul 19.00 WIB, membatasi kegiatan di tempat umum, membatasi kegiatan sosial dan budaya.

“Kami akan terus mensosialisasikan 3M kepada masyarakat kota Serang, dengan menerapkan pola 3M. Mencuci Tangan, Memakai Masker, dan Menjaga Jarak,” ujarnya.

Masih kata Hari, rencana Pemkot Serang kedepan dalam menangani Covid-19, akan melaksanakan vaksinasi pada pertengahan Januari, dan tahapannya Vaksinasi tersebut dilakukan dengan 2 tahap gelombang.

Gelombang pertama akan dilakukan pada bulan Januari – April 2021. Sasaran prioritasnya Pada gelombang ini secara prioritas yang akan divaksinasi yaitu Tenaga Kesehatan, Petugas Publik, dan Lansia. Gelombang kedua akan dilaksanakan pada bulan April 2021 – Maret 2022.

“Sasaran berikutnya antara lain adalah Masyarakat daerah rentan dengan resiko penularan tinggi dan masyarakat pendekatan klaster sesuai ketersediaan vaksin,” pungkasnya.

Reporter: Adhi Sena