Connect with us

Megapolitan

Camat Jayanti : Tidak Benar Ibu Ating Tinggal Di Gubuk Bekas Pos Ronda Selama 10 Tahun

Tayang

-

Oleh

Camat Jayanti: Tidak Benar Ibu Ating Tinggal Di Gubuk Bekas Pos Ronda Selama 10 Tahun

CEKLISDUA.CO – Camat Jayanti Yandri Permana membantah informasi soal salahsatu warga di wilayahnya tinggal di Gubuk bekas Pos Ronda selama kurang lebih 10 tahun. Hal itu diketahui usai pihaknya melalui Kasi Pemberdayaan Masyarakat Kecamatan Jayanti yang mengunjungi Ibu Ating serta pihak keluarga almarhum suaminya.

“Informasi yang kami terima juga dari hasil wawancara Kanit Binamas Polsek Cisoka yang di dampingi kepala Desa Pangkat kemarin kepada Ibu Ating, bahwa Ibu Ating sejak kepergiaan almarhum suaminya Bapak Sukari pada tahun 2016 lalu, sempat menikah lagi dengan Bapak Anta yang kemudian tinggal di pasir muncang, di tahun 2018,” kata Yandri melalui pesan whatsapp yang diterima Ceklisdua.co Selasa (2/3/2021).

Camat Jayanti

Lebih jelas Yandri mengungkapkan, suami kedua Ibu Ating yakni Bapak Anta meninggal dunia dan akhirnya Ibu Ating kembali di bawa oleh keluarga almarhum suaminya untuk tinggal kembali di Kampung Pabuaran, setelah tinggal selama 6 bulan bersama keluarga dari almarhum suaminya Bapak Sukari, Ibu Ating merasa tidak enak dan akhirnya memilih tinggal di saung bekas pos ronda.

“Jadi Ibu Ating tinggal di pos ronda kurang lebih 1 tahun bukan 10 tahun,” ungkapnya.

Dari hasil kunjungan Kasi Pemberdayaan Masyarakat Kecamatan Jayanti, lanjut Yandri, solusi yang saat ini akan dilakukan adalah memfasilitasi ibu Ating untuk hidup dan dirawat oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Tangerang di UPT Rehabilitasi Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial Dinas Sosial Kabupaten Tangerang.

“Ibu Ating sudah ditawarkan dan yang bersangkutan berkenan, pihak keluarga dari almarhum suaminya pun sudah setuju,” jelasnya.

“Dokumen administrasi ibu Ating seperti data kependudukan sudah diurus dikantor Kecamatan Jayanti dan dokumen lain pun sudah dalam proses. Pihak UPT Dinsos pun sudah kami koordinasikan,” sambung Yandri menutup.

Hal senada juga di sampaikan Kapolsek Cisoka AKP Nur Rochman, Bahwa Ibu Ating tinggal di gubuk pos ronda tersebut kurang lebih 1 tahun, bukan 10 tahun.

“Kurang lebih 1 tahun, Sebelumnya tinggal serumah dengan keluarga almarhum suaminya yang rumahnya pas di sebelah gubug Ibu Ating, Nafkah sehari hari juga masih di suplay oleh keluarga almarhum suaminya,” ungkap Kapolsek Cisoka.

Sebelumnya, ramai pemberitaan soal seorang Ibu bernama Ating yang tinggal di bekas pos ronda berukuran 1,5 meter x 2 meter milik warga di Kampung Pabuaran, RT 01 RW 01, Desa Pangkat, Kecamatan Jayanti, Kabupaten Tangerang selama kurang lebih 10 tahun.

Penulis: Sn Adhi
Editor: Ali Aa
Sumber: Ceklisdua.co