Connect with us

Operasional

Berprestasi Soal Kasus Anak, Polresta Tangerang Diganjar Penghargaan Komnas PA

Sn Adhi

Tayang

-

Laporan

Dinilai Berprestasi Soal Kasus Anak, Polresta Tangerang Diganjar Penghargaan Komnas PA
Kapolresta Tangerang Kombes Pol Wahyu Sri Bintoro bersama Ketua Komnas PA, Arist Merdeka Sirait, di Mapolresta Tangerang, Jumat (19/3/2021). (ist)

CEKLISDUA.CO – Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) memberikan penghargaan kepada Kapolresta Tangerang Kombes Pol Wahyu Sri Bintoro sebagai bentuk apresiasi lembaga pemerhati hak anak atas kinerja Polresta Tangerang Polda Banten dalam mengungkap kasus kekerasan terhadap anak.

Kasus penganiayaan kepada balita yang ramai diberitakan baru-baru ini, turut menjadi perhatian Komnas Perindungan Anak. Penghargaan pun diberikan langsung oleh Ketua Komnas Perlindungan Anak, Arist Merdeka Sirait, di Mapolresta Tangerang, Jumat (19/3/2021).

Kapolresta Tangerang dalam kesempatan itu mengatakan, kasus terakhir, penganiayaan kepada anak yang sudah diungkap jajarannya menjadi salah satu atensi Komnas Perlindungan Anak, sehingga memberikan apresiasi dan penghargaan.

Baca juga: Pelaku Penganiayaan Balita di Tangerang di Bekuk Polisi

Menurut dia, raihan penghargaan bukan menjadi tujuan utama Polresta Tangerang, elainkan, kesungguhan dalam melaksanakan tugas dan kesadaran akan pentingnya melindungi hak-hak anak.

“Jadi, ini komitmen kami untuk serius dalam menegakkan hukum terhadap kasus-kasus yang melibatkan anak baik anak sebagai korban kejahatan maupun anak sebagai pelaku kejahatan,” terangnya.

Baca juga: Polresta Tangerang Tanggung Penuh Biaya Rumah Sakit ZM, Balita Korban Penganiayaan ASD

Lebih lanjut Wahyu mengatakan, dirinya mengajak semua kalangan untuk bersama-sama melindungi anak, orang dewasa terutama yang terdekat dengan anaknya sudah semestinya melindungi anak dari segala bentuk kekerasan baik psikis, fisik, maupun seksual.

Untuk itu, Wahyu mendorong elemen masyarakat untuk membuat jejaring yang konsern pada upaya perlindungan anak.

“Bila masyarakat mengetahui adanya dugaan kekerasan kepada anak, agar segera dilaporkan,” katanya.

“Perlindungan anak menjadi tanggung jawab kita bersama. Penegakkan hukum sebagai upaya terakhir, kita mesti berupaya mencegahnya,” tutup Kapolresta Tangerang Kombes Pol Wahyu Sri Bintoro.

Editor: Eful SA