Connect with us

Megapolitan

3 Tahun Menanti, Sertifikat PTSL Hartati Tak Kunjung Selesai

Tayang

-

Oleh

3 Tahun Menanti, Sertifikat PTSL Hartati Tak Kunjung Selesai

CEKLISDUA.CO – Penantian Hartati untuk mendapatkan kepastian hukum atas sebidang tanah yang dimiliki nya di Kampung Begog, Desa Singarajan, Kecamatan Pontang, Kabupaten Serang sejak tahun 2017 lalu, dengan mengikuti salah satu program strategis nasional Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) hingga kini tak kunjung selesai.

Saat itu, tahun 2017 lalu, Desa Singarajan mendapatkan program PTSL sebanyak ratusan bidang, dan Hartati beserta dengan warga masyarakat pun menyambut program itu dengan berbondong-bondong ikut mendaftar. Biaya yang dikenakan sebesar Rp300 ribu pun sudah dibayarkan.

Lama tak kunjung kabar, Hartati menanyakan langsung ke pihak Kepala Desa dan Satgas PTSL Desa Singarajan, dan dirinya diminta untuk berkoordinasi dengan pihak BPN Kantor Pertanahan Serang melalui petugasnya bernama Rahmat alias Tatang.

“Saat saya ke BPN Serang, saya kaget diinformasikan jika berkas yang saya ajukan tidak ada, setelah dicari berkas saya malah sudah rusak dan ditemukan di tempat sampah,” ujarnya, Rabu (7/4/2021).

Melihat seperti itu, Hartati meminta pihak Desa Singarajan dan BPN Kantor Pertanahan Serang untuk bertanggungjawab, bahkan ia berencana akan melaporkan ke pihak Aparat Penegak Hukum.

“Saya tidak terima, berarti selama ini saya sudah ditipu kenapa berkas saya bisa tercecer seperti itu, itu melalaikan tugas namanya. Saya minta Pihak Desa Singarajan dan BPN Serang bertanggung jawab,” tegasnya.

Baca juga: Waspada! Komplotan Pelaku Gendam Bermodus Sales di Serang

Sementara, Rohmat alias Tatang saat dimintai keterangan perihal berkas tersebut. dirinya mengatakan jika berkasnya bukan terabaikan, namun saat itu terkena tetes air hujan karena bocornya plafon di kantor itu.

“Bukan sengaja dibiarkan. Tapi, memang berkas itu tak ada ditumpukan berkas Desa Singarajan. berkasnya terkena tetes air hujan, dan setelah saya periksa, memang masih ada berkas yang belum selesai, karena Informasi nya, jika tanah yang ibu Tati daftarkan itu ada pihak keluarga lain yang tidak terima, jadi pihak Desa Singarajan diminta untuk segera membereskan nya,” ungkap Tatang.

Selanjutnya, diinformasikan Hartati, jika sebidang tanah tersebut oleh pihak keluarga Ahli Warisnya tidak ada masalah, yang bermasalah adalah dari pihak Keluarga Ahli Waris lainnya. Sementara, sertifikat milik keluarga lain beserta warga kampung Begog lainnya diketahui sudah selesai dibagikan meskipun belum diserahkan dan dibagikan semua oleh pihak BPN Serang.

Editor: Eful SA

Advertisement